Adik-adik lulusan SD / MI ?
Punya keinginan menjadi anggota drumband ?
Ingin bersekolah di SMP yang sudah mendapat penghargaan ADIWIYATA dari Menteri Lingkungan Hidup dan Mendiknas karena pengelolaan sekolah yang berbudaya lingkungan hidup yang sehat, bersih, dan hijau (GREEN, CLEAN, and HEALTH)
Masuk aja SMPN 4 Martapura.
Untuk tahun pelajaran 2009/2010 akan dilakukan pendaftaran siswa baru pada awal Juli 2009.
Tapi......., harus siap dengan partisipasi penghijauan, kebersihan, dan kesehatan lingkungan sekolah.
Kostum Drumbandnya pun didesain bernuansa lingkungan yang berbasis budaya banjar.
Tunggu posting lengkap tentang Drumband yang sudah tampil di CBS dalam suatu acara Pemkab Banjar, dan di SMPN 4 Martapura saat menyambut Tim Verifikasi Adiwiyata dari Jakarta, serta akan tampil di CBS pada Peringatan HUT Proklamasi RI 17 Agustus 2009 nanti.
Jumat, 2009 Juni 05
Jumat, 2009 April 17
Adiwiyata & UKS SMPN 4 Martapura Hasil Kerja Bersama

Untuk kesekian kalinya UKS SMPN 4 Martapura dinobatkan sebagai UKS terbaik SMP se Kalimantan Selatan, dan kembali menjadi kandidat Sekolah Sehat Tingkat Nasional di tahun 2009 ini. Di tingkat Kabupaten Banjar untuk lima tahun terakhir memang tiga kali mendapat penilaian Terbaik I Lingkungan Bersih dalam rangka Hari Jadi Kab.Banjar dan dua kali mendapat penilaian Terbaik II, serta satu kali mendapat penilaian Terbaik I Pengelolaan Lingkungan pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dibalik layar dari keberhasilan tersebut sebenarnya tidak lain adalah adanya kerja bersama seluruh warga sekolah. Selain kesungguhan siswa petugas kebersihan kelas, kerja keras para wali kelas yang setiap hari pukul 07.30 sudah berada di depan kelas untuk menggerakkan kebersihan kelasnya. Keikhlasan setiap guru yang masuk ke semua kelas pada setiap jam pelajaran berapapun untuk mengamati dan menggerakkan siswa bila kelas masih belum bersih. Kemauan dengan niat beribadah, para siswa dan guru melaksanakan "Jumat Bersih" yang tiada henti sejak bertahun-tahun silam. Tak mau kalah, Tim Penggerak 6-K yang dengan rela memeras keringat mengerakkan siswa menanam, menyiram, memangkas, memupuk, meremajakan tanaman hias dan tanaman obat. Bidang pelayanan kesehatan paramedis khusus selalu siap memberikan pelayanan kesehatan dan waktu tertentu dikunjungi dokter. Klinik berukuran 7 x 9 m saat ini telah dilengkapi berbagai peralatan pelayanan kesehatan, dan didukung dengan sistem administrasi komputer membuat siswa tidak khawatir jika kesehatannya terganggu.
Keberhasilan ini juga tak lepas dari kepedulian warga masyarakat, Instansi Pemerintah tingkat kabupaten, kecamatan, dan kelurahan seakan tiada henti membantu dengan kordinasi yang dijalin. Sebut saja Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kab.Banjar yang membantu pengangkutan sampah ke TPA, Dinas Kesehatan yang membantu Bimbingan Teknis Pengelolaan Klinik dan pengadaan obat-obatan serta peralatan pelayanan kesehatan. Badan Lingkungan Hidup dengan bantuan bibit tanaman serta bimbingan pengelolaan limbah / sampah menjadi kompos atau barang bernilai. Kantor Departemen Agama Kabupaten Banjar dengan bimbingan keagamaan untuk mencintai kebersihan. Kejaksaan Negeri Martapura dengan penyuluhan sadar hukum. Polres Banjar dengan bantuan penyuluhan ketertiban umum,lalu lintas, miras dan narkoba, serta penyaluran kegiatan siswa berupa latihan Drumband dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS). Puskesmas Martapura dengan bimbingan Kantin Sehat dan pendataan kesehatan siswa serta pelayanan pengobatannya. Selain itu masih pula dibantu oleh Kelurahan Sungai Paring dan Kantor Kecamatan Martapura. Dinas Pertanian dan Perkebunan dengan bantuan bibit, pupuk, dan obat-obatan anti hama serta peralatan pengolahan lahan. Bahkan Politeknik Kesehatan Banjarmasin Jurusan Kesehatan Gigi yang ada di Banjarbarupun turut serta membantu dengan menempatkan mahasiswa yang berpraktik untuk memantau dan memberikan pelayanan kesehatan gigi siswa. Untuk menyemangati upaya penciptaan lingkungan sehat tersebut Dinas Kebudayaan dan Pariwisatapun tak ketinggalan berpartisipasi memberikan latihan kegiatan seni bernuansa bersih dan sehat. Sementara Dinas Pendidikan selaku Instansi yang membawahi juga memberikan dukungan penganggaran, legalitas, dan sarana prasarana serta perlengkapan yang relevan. Semua itu tidak lain atas kordinasi Ketua Tim Pembina UKS Kabupaten Banjar (Bapak Wakil Bupati Banjar) yang sangat "concern" mengarahkan maksud kebijakan Pemerintah Kabupaten Banjar dalam mewujudkan Kota Martapura sebagai kota yang bersih, indah, teduh, aman, dan nyaman (berintan) yang layak mendapat predikat Adipura.
Sepertinya kerja bareng menciptakan lingkungan hidup yang bersih dan sehat di SMPN 4 Martapura ini tak luput dari penilaian pemerintah. Secara mengejutkan Kementerian Lingkungan Hidup RI pada bulan Maret 2009 menetapkan SMPN 4 Martapura menjadi salah satu dari 40 nominator Calon Sekolah Adiwiyata 2009 setelah menyeleksi lebih dari 300 sekolah pilihan se Indonesia. Mengejutkan, karena sejak Adiwiyata dilaksanakan tahun 2006 belum ada satu sekolahpun di Kalimantan Selatan menjadi nominator.
Melanjutkan prestasi yang dicapai sebelumnya, sejak tahun 2004 SMPN 4 Martapura memang telah meredefinisi visi misi sekolah dengan menetapkan kebersihan diri dan lingkungan hidup sebagai salah satu upaya yang menjadi unggulan. Integrasi materi pendidikan lingkungan ke dalam beberapa mata pelajaran, dan gerakan kebersihan berbasis partisipatif, serta pengembangan sarana prasarana sekolah yang menciptakan lingkungan kondusif bagi pembelajaran telah digencarkan. Melakukan peremajaan pertamanan, tanaman buah, tanaman pelindung, tanaman obat, bak sampah, serta poster/stiker/himbauan. Setiap berbunyi bel istirahat yang telah diprogram pada PC selalu terdengar himbauan & ajakan untuk melakukan pemilahan saat membuang sampah pada tempatnya dengan cara memasukkan sampah organik / non organik sesuai tempat tersedia.
Akhirnya, melalui media ini kepada semua orang tua siswa dimohon dukungan serta doa agar anak-anak kita terus konsisten melakukan upaya-upaya kebersihan dan menjadi lulusan yang benar-benar "BERIMAN, SEHAT, CERDAS, dan TERAMPIL".
Senin, 2009 Maret 16
INFORMASI UJIAN NASIONAL DAN UJIAN SEKOLAH TAHUN 2008/2009
INFORMASI UJIAN NASIONAL DAN UJIAN SEKOLAH
TAHUN PELAJARAN 2008/2009
PADA SMPN 4 MARTAPURA
1. Ujian Nasional ( UN ) :
UN dilaksanakan satu kali dan tidak ada UN Ulangan.
Satu ruangan ujian diisi oleh 20 peserta dengan soal terdiri atas 10 orang diberi soal paket – A dan 10 orang lainnya diberi soal paket – B secara berselang-seling berdasarkan urut tempat duduk, sehingga setiap peserta yang berdekatan tidak sama soal yang dikerjakan walaupun sama mata pelajarannya.
Jadwal Ujian adalah sebagai berikut :
Senin, 27 April 2009, Jam 08.00 - 10.00 : Bahasa Indonesia.
Selasa, 28 April 2009, Jam 08.00 - 10.00 : Bahasa Inggris.
Rabu, 29 April 2009, Jam 08.00 - 10.00 : Matematika.
Kamis, 30 April 2009, Jam 08.00 - 10.00 : IPA.
Bahan / materi soal UN disusun berdasarkan Standar Kompetensi (SKL) Interseksi / SKL Irisan dari Kurikulum 1994, Kurikulum 2004, dan Standar Isi pada KTSP.
Master Naskah soal UNAS disusun oleh Panyelenggara UN Tingkat Pusat (di Jakarta) yang terdiri atas :
Soal Bahasa Indonesia, sebanyak 50 soal.
Soal Bahasa Inggris, sebanyak 50 soal
Soal Matematika, sebanyak 40 soal.
.Soal IPA, sebanyak 40 soal.
Peserta dinyatakan lulus UN jika memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak 2 mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya.
Pengumuman hasil UN selambat-lambatnya minggu ketiga Juni 2009.
Kelulusan dalam UN merupakan salah satu syarat dari 4 syarat untuk bisa lulus dari sekolah, yakni :
e. Mempunyai Nilai Rapor dari Kelas VII smester ganjil sampai dengan Kelas IX smester genap (semua smester terisi nilainya).
f. Mempunyai nilai minimal “Baik” pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran yang terdiri atas :
- Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.
- Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan da kepribadian.
- Kelompok mata pelajaran estetika.
- Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan.
g. Lulus Ujian Sekolah ( US ).
h. Lulus Ujian Nasional ( UN ).
2. Ujian Sekolah ( US ) :
US dilaksanakan setelah selesai Ujian Nasional (Jadwal menyusul ).
Naskah Soal disusun oleh Sekolah bekerjasama dengan MGMP Kabupaten Banjar.
Kegiatan US terdiri atas Ujian Tulis dan Ujian Praktik.
Mata Pelajaran yang diujikan adalah semua mata pelajaran yang tidak diujikan pada Ujian Nasional, ditambah Ujian Praktik untuk Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan IPA.
3. Crash Program :
Untuk menambah bekal penguasaan kompetensi siswa dalam mengahadapi UN dan US tahun 2008/2009 ini maka selain melaksanakan pembelajaran reguler secara lebih intensif, sekolah telah dan terus melakukan kegiatan Crash Program berupa :
Try out Ujian Nasional : Telah dilakukan 2 kali (Nopember dan Desember 2008), dan akan dilakukan lagi bulan Pebruari dan Maret 2009.
Drilling Jumat : Telah dimulai hari Jumat, 16 Jan.2009 (jam 09.00 – 1.00) lalu, dan akan dilanjutkan setiap hari Jumat minggu berikutnya.
Les Pendalaman SKL : Akan dilaksanakan setiap hari Senin dan Selasa siang ( jam 14.00 – 16.00 WITA ), mulai tanggal 2 Februari sampai dengan Selasa, 15 April 2009.
Sarapan pagi ; Telah dilaksanakan mulai bulan Desember 2008 lalu dan terus dilanjutkan setiap Senin – Kamis (jam 07.00 – 07.30 WITA).
Shalat Hajat : Dilaksanakan minggu kedua April 2009.
Semua kegiatan tersebut di atas dilaksanakan “GRATIS / TIDAK MEMUNGUT BIAYA DARI SISWA / ORANG TUA SISWA”, karena biaya semuanya disediakan oleh sekolah.
TAHUN PELAJARAN 2008/2009
PADA SMPN 4 MARTAPURA
1. Ujian Nasional ( UN ) :
UN dilaksanakan satu kali dan tidak ada UN Ulangan.
Satu ruangan ujian diisi oleh 20 peserta dengan soal terdiri atas 10 orang diberi soal paket – A dan 10 orang lainnya diberi soal paket – B secara berselang-seling berdasarkan urut tempat duduk, sehingga setiap peserta yang berdekatan tidak sama soal yang dikerjakan walaupun sama mata pelajarannya.
Jadwal Ujian adalah sebagai berikut :
Senin, 27 April 2009, Jam 08.00 - 10.00 : Bahasa Indonesia.
Selasa, 28 April 2009, Jam 08.00 - 10.00 : Bahasa Inggris.
Rabu, 29 April 2009, Jam 08.00 - 10.00 : Matematika.
Kamis, 30 April 2009, Jam 08.00 - 10.00 : IPA.
Bahan / materi soal UN disusun berdasarkan Standar Kompetensi (SKL) Interseksi / SKL Irisan dari Kurikulum 1994, Kurikulum 2004, dan Standar Isi pada KTSP.
Master Naskah soal UNAS disusun oleh Panyelenggara UN Tingkat Pusat (di Jakarta) yang terdiri atas :
Soal Bahasa Indonesia, sebanyak 50 soal.
Soal Bahasa Inggris, sebanyak 50 soal
Soal Matematika, sebanyak 40 soal.
.Soal IPA, sebanyak 40 soal.
Peserta dinyatakan lulus UN jika memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak 2 mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya.
Pengumuman hasil UN selambat-lambatnya minggu ketiga Juni 2009.
Kelulusan dalam UN merupakan salah satu syarat dari 4 syarat untuk bisa lulus dari sekolah, yakni :
e. Mempunyai Nilai Rapor dari Kelas VII smester ganjil sampai dengan Kelas IX smester genap (semua smester terisi nilainya).
f. Mempunyai nilai minimal “Baik” pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran yang terdiri atas :
- Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.
- Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan da kepribadian.
- Kelompok mata pelajaran estetika.
- Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan.
g. Lulus Ujian Sekolah ( US ).
h. Lulus Ujian Nasional ( UN ).
2. Ujian Sekolah ( US ) :
US dilaksanakan setelah selesai Ujian Nasional (Jadwal menyusul ).
Naskah Soal disusun oleh Sekolah bekerjasama dengan MGMP Kabupaten Banjar.
Kegiatan US terdiri atas Ujian Tulis dan Ujian Praktik.
Mata Pelajaran yang diujikan adalah semua mata pelajaran yang tidak diujikan pada Ujian Nasional, ditambah Ujian Praktik untuk Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan IPA.
3. Crash Program :
Untuk menambah bekal penguasaan kompetensi siswa dalam mengahadapi UN dan US tahun 2008/2009 ini maka selain melaksanakan pembelajaran reguler secara lebih intensif, sekolah telah dan terus melakukan kegiatan Crash Program berupa :
Try out Ujian Nasional : Telah dilakukan 2 kali (Nopember dan Desember 2008), dan akan dilakukan lagi bulan Pebruari dan Maret 2009.
Drilling Jumat : Telah dimulai hari Jumat, 16 Jan.2009 (jam 09.00 – 1.00) lalu, dan akan dilanjutkan setiap hari Jumat minggu berikutnya.
Les Pendalaman SKL : Akan dilaksanakan setiap hari Senin dan Selasa siang ( jam 14.00 – 16.00 WITA ), mulai tanggal 2 Februari sampai dengan Selasa, 15 April 2009.
Sarapan pagi ; Telah dilaksanakan mulai bulan Desember 2008 lalu dan terus dilanjutkan setiap Senin – Kamis (jam 07.00 – 07.30 WITA).
Shalat Hajat : Dilaksanakan minggu kedua April 2009.
Semua kegiatan tersebut di atas dilaksanakan “GRATIS / TIDAK MEMUNGUT BIAYA DARI SISWA / ORANG TUA SISWA”, karena biaya semuanya disediakan oleh sekolah.
Minggu, 2009 Maret 01
Refleksi : SEKOLAH SEHAT PROP KALSEL TAHUN 2009
Tidak dapat dipungkiri, bahwa meraih prestasi kemudian mempertahankannya bukanlah suatu hal yang mudah. Mulai menata landasan kerjanya, menyatukan tujuan, mengatur strategi, menyeiramakan langkah berbagai komponen, dan lain-lainnya sampai dengan konsistensi melaksanakan programnya dan memantau serta mengevaluasi kemajuannya, dan pada akhirnya kemauan untuk menganalisis permaalahan yang timbul dan menindaklanjuti perbaikan demi peningkatan di waktu berikutnya sehubungan orang lain tentu juga selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik.
Begitu pula prestasi keluarga besar SMPN 4 Martapura dalam meraih dan mempertahankan tradisi untuk menjadi terbaik sebagai "SEKOLAH BERWAWASAN LINGKUNGAN BERSIH DAN SEHAT" bukan barang mudah. Apalagi dengan kondisi luasnya areal (8.000 m2), banyaknya jumlah siswa (650-an) jumlah rombongan belajar (21 rombel) jumlah karyawan (50-an) jumlah sarana prasarana yang dikelola (9 unit gedung berlantai dua, 5 unit gedung berlantai satu), bahkan berada di lokasi / wilayah perkotaan yang tentu akan banyak mempengaruhi kondisi dan prilaku warga sekolah khususnya para siswa.
Oleh karena itu Tradisi Juara dalam Penilaian Pengelolaan Lingkungan, Penilaian Kebersihan, maupun Penilaian Sekolah Sehat yang diraih setiap tahun selalu diterima dengan rasa syukur, dalam arti menjadikan warga sekolah semakin termotivasi untuk memperbaiki keadaan untuk menjadi lebih baik lagi setiap tahunnya.
Dengan rasa syukur pula untuk tahun 2009 ini seluruh warga bersyukur atas penetapan Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat Tingkat Propinsi Kalimantan Selatan yang akan di SK-kan oleh Gubernur Kalsel sebagai Juara I Sekolah Sehat Propinsi Kalimantan Selatan.
Status Juara I SS Prop Kalsel ini merupakan kedua kalinya dalam 5 tahun terakhir ini disandang, dan keempat kalinya sejak sekolah ini didirikan tahun 1987. Dengan demikian SMPN 4 Martapura kembali akan bersaing ke tingkat nasional dalam bidang pengelolaan Sekolah Sehat.
Keberhasilan ternyata dilengkapi lagi dengan penetapan Pemkab Banjar yang menjadikan SMPN 4 Martapura sebagai salah satu titik pantau penilaian Adipura Kota Martapura. Sehingga SMPN 4 Martapura dapat memberikan kontribusi nyata bagi keberhasilan kota Martapura dalam berusaha meraih Adipura tahun 2009 ini.
Lebih lengkap lagi Badan Lingkungan Hidup Kab. Banjar pun menetapkan SMPN 4 Martapura menjadi SMP peserta penilaian Adiwiyata di Kabupaten Banjar Tahun 2009 ini. Penetapan BLH ini tentu bukan tanpa alasan. Sebab sebagai sekolah Juara I dan II Kabupaten Banjar yang selalu diraih dalam 5 tahun terakhir memang merupakan modal bagi SMPN 4 Martapura menghadapi tantang bidang kebersihan dan kesehatan ini di tingkat yang lebih tinggi.
Tidak ada kata lain sebagai kunci dalam hal ini adalah KEMAUAN, KONSISTENSI, DAN KEBERSAMAAN warga SMPN 4 Martapura mewujudkan lingkungan sekolah sehingga menjadi sekolah yang nyaman dan kondusif bagi pelaksanaan pembelajaran. SUKSES UNTUK SISWA, SUKSES UNTUK SEMUANYA.